Kisah Inspiratif: Dari Tidak Bisa Membaca Hingga Khatam Al-Quran

Latar Belakang

Bapak Ahmad, seorang pengusaha berusia 52 tahun dari Bandung, tidak pernah belajar membaca Al-Quran sejak kecil. Kesibukan bekerja membuatnya semakin jauh dari keinginan untuk bisa membaca kitab suci.

"Saya malu, di usia segini belum bisa baca Quran. Tapi rasa malu itu justru yang memotivasi saya untuk belajar." - Bapak Ahmad

Awal Perjalanan

Semua bermula ketika cucunya yang berusia 7 tahun bertanya, "Kakek, ayo ngaji bareng." Pertanyaan sederhana itu menggugah hati Bapak Ahmad untuk mulai belajar.

Pada Januari 2025, Bapak Ahmad mendaftar program Training Demam Ngaji. Awalnya, ia ragu karena merasa sudah tua untuk belajar. Namun, metode QRQ (Qiroati Revolusi Quran) yang digunakan ternyata sangat mudah dipahami.

Tantangan yang Dihadapi

Perjalanan Bapak Ahmad tidak selalu mulus. Ada beberapa tantangan yang ia hadapi:

  • Kesulitan membedakan huruf-huruf yang mirip
  • Lidah kaku karena tidak terbiasa mengucapkan huruf Arab
  • Waktu belajar terbatas karena kesibukan bisnis
  • Kadang merasa minder belajar bersama peserta yang lebih muda

Kunci Keberhasilan

Bapak Ahmad membagikan kunci keberhasilannya:

1. Konsistensi

"Saya luangkan minimal 30 menit setiap hari untuk latihan. Tidak perlu lama, yang penting rutin."

2. Doa dan Niat yang Ikhlas

"Setiap malam saya berdoa agar Allah mudahkan saya belajar. Alhamdulillah, doa itu dikabulkan."

3. Berguru kepada yang Ahli

"Trainer di Demam Ngaji sangat sabar dan telaten. Mereka tahu cara mengajar orang dewasa."

4. Dukungan Keluarga

"Cucu saya jadi partner belajar. Kami saling menyimak bacaan."

Hasil yang Dicapai

Setelah 6 bulan belajar intensif, Bapak Ahmad berhasil:

  • Membaca Al-Quran dengan lancar
  • Memahami dasar-dasar tajwid
  • Khatam Al-Quran untuk pertama kalinya pada bulan Ramadhan
  • Menjadi imam shalat di mushola rumahnya

Pesan untuk Pembaca

"Jangan pernah merasa terlalu tua untuk belajar Al-Quran. Allah akan mudahkan jalan bagi siapa saja yang mau berusaha. Jika saya yang berusia 52 tahun bisa, Anda pasti juga bisa!" - Bapak Ahmad

Bergabung dengan Demam Ngaji

Kisah Bapak Ahmad membuktikan bahwa metode yang tepat dan semangat yang kuat bisa membawa perubahan. Jika Anda ingin seperti Bapak Ahmad, bergabunglah dengan program Training Demam Ngaji. Daftar sekarang dan mulai perjalanan Anda!